Bahagia itu sederhana, ngeteh bareng tetangga sore-sore juga sangat menyenangkan:-)) kadang-kadang masak dan makan bersama. hal seperti ini yg sudah jarang terjadi....
Menu ini selalu mengingatkanku akan kenangan manis dapur Ummi. Kalau masak menu ini, dapur kami akan dipenuhi aroma kelapa goreng yang wangi dan aneka bumbu dapur yang meninggalkan goresan manis hingga saat ini. Dulu dimasa kecil, belum ada kulkas. Jadi kalau dirumah ada menu ini. Bisa dipastikan akan ada keriuhan di dapur. Kakak sepupu akan berbagi tugas. Ada yang memarut Kelapa untuk disangrai dan sebagian lagi akan menyiapkan aneka bumbu dapur. Tahun 70an akhir, kulkas dan blender belum familiar dengan dapur kami seperti umumnya dapur tetangga disekitar rumah. Semua bahan makanan diolah secara tradisional. Entah kenapa rasanya lebih nikmat. Bumbunya diulek dicobekan batu. Sebagian masakan dimasak di kompor minyak tanah dan sebagian lagi di tungku tanah liat dengan kayu bakar. Sekarang kalo mau masak semua lebih praktis. Ada blender buat menghaluskan bumbu. Ada wajan teflon buat sangrai Parutan kelapa biar lebih mudah dan tidak lengket. Dan ada kulkas yg ...
Beberapa hari lalu main ke kebun bawah, berdua Keiko chan. Iseng ikuti Yuri dari kejauhan. Kucing kami itu sekarang betah main disana, hanya pulang saat lapar. Setelah itu pergi lagi. Kompleks rumah kami sebagian besar adalah bekas kebun milik penduduk kampung. Sebagian kecil masih diolah oleh mereka. Pulangnya ketemu Emak yang biasa lewat depan rumah. Nanya Emak lagi nanam apa, ternyata Emak udah mau panen Cabe Rawit dan Cabe Keriting. Aku pesan Cabe Rawit aja karena stok Cabe Keriting masih banyak. Sore Emak ngasih singgah 2 kg Cabe Rawit yang baru dipetik. Emak juga ngasih Cabe Keriting Merah dan Hijau. Satu Kg Cabe Rawit udah aku bagi-bagi sama keluarga, sahabat dan tetangga. Sisanya masih ada 1 kg. Pagi ini aku buat Sambel Bawang, kalo ngikut resep yang biasa. Ribetnya.... Aku buat edisi revisinya, lebih praktis dan rasanya sama enak dan nendang pedesnya😄 Resep Sambel Bawang ala Dapoer Yuyu Bahan-bahan: 200 gram Cabe Rawit segar 200 gram...
Sokko adalah Nasi Ketan ala Bugis, cara masaknya diaron setengah matang dan dikukus kembali hingga matang. Dalam Upacara Daur Hidup orang Bugis yang melambangkan kebahagiaan seperti Upacara Kelahiran dan Pernikahan Menu ini selalu dihidangkan. Palopo terbuat dari Santan kental, gula merah dan telur. Paduan ketiga rasa ini melambangkan Manis dan Gurih sebagai simbol kebahagiaan. Surprise .dapat menu ini saat hadir dalam acara arisan keluarga. Di Palu banyak sekali orang Bugis sehingga walaupun jauh dari kampung kampung halaman. Menu Bugis masih dapat dinikmati saat kumpul bersama:-)
Pangsit Mini ala Dapoer Yuyu Resepnya : 1 kg tepung terigu 200 gram Tepung Tapioka 200 gram mentega (cairkan) 350 ml air panas 2 butir telur Bumbu 7 siung Bawang putih 10 biji cabe keriting Haluskan Garam 1sdm Kaldu bubuk sedikit Lada bubuk 1/2 sdt 10 lembar daun Seledri, iris kecil Cara membuat Campur Terigu, semua bumbu, Seledri, telur dan Mentega cair. Uleni sampai tercampur rata, diamkan 15 menit. Giling adonan dari no 1, 2 dan 3 digilingan sistik. Goreng diminyak panas pakai api kecil. Selamat mencoba❤
Jaman SD Dulu,ini salah satu jenis jajanan yang ada. Penjualnya tiap hari duduk dibawah pohon Asam depan sekolah. Pembungkusnya tidak seperti yang ada digambar tapi dibungkus dengan kertas bekas. Di Bone,jajanan ini dikenal dengan nama Cakko-Cakko. Terbuat dari tepung Sagu,kelapa dan gula pasir. Kalo di Palu,namanya Pondi-Pondi.Kemarin Om Awal bawakan ke kampus. Aku sudah pesan minta dibelikan sebelum berangkat ke Palu Selasa kemarin. Jajanan ini sudah langka,anak-anak sekarang jarang mengenal jajanan ini. Dibungkus dengan kertas warna-warni seperti ini menarik buat anak-anak. Terakhir menikmati jajanan ini dijaman SD,setelah masuk SMP tidak ada lagi dikantin sekolah. Yuk menikmati Cakko-Cakko dan mengenang masa kecil:-))
Kami tiba di Bone, tengah malam. Dg Heri dan dg Rosni jemput di pelabuhan. Baru kali ini kami melintasi Teluk Bone dari Kabupaten Kolaka di siang hari. Biasanya pakai kapal Ferry yang berangkat jam 7, 9 atau 11 malam. Pendangan saat indah dan bisa kami nikmati. Tiba dirumah, kami ngobrol sampai hampi jam 2 subuh. Tidur sebentar dan bangun sholat lalu tidur lagi. Bangun tidur, sarapan pagi sudah siap, menunya khas Bugis. Semua makanan kesukaanku. Ada Wessang, menu khas dari Jagung sebagai pengganti nasi. Ada Burasa, ikan goreng, kerang Anadara yang sudah direbus, Udang tumis asam dan yang special ada Dempo Bale. Ikan Tuna segar yang di fillet lalu digarami sebentar. Dicuci lalu disimpan semalam. Di goreng dan ditumis pakai air asam jawa. Khmmm.....menu sarapan yang selalu aku rindukan. Makasih dg Rosni dan dg Heri sayang😘😘😘 Wessan...
Masih ada sisa Pisang didapur, Pisang hasil kebun Emak tetangga kampung sebelah. Kalau panen, Emak selalu kerumah menawari. Emak tau, aku suka Pisang mentah untuk diolah jadi Sanggara Peppe aka Pisang muda yg digoreng dan dipenyet terus digoreng lagi. Emak bawakan 2 sisir besar, 6 kg beratnya. Seminggu kemudian Emak datang lagi, nawarin yang udah matang. Sebenarnya sisa yang kemarin masih ada, udah matang juga. Tapi aku ga tega nolak, aku beli aja yg Emak bawa. Sisa beberapa biji ini tadinya mau aku olah jadi Pisang bakar Keju, tapi Pisangnya kematangan. Akhirnya aku olah jadi Kue Talam. Kue ini selalu mengingatkan suasana Ramadhan saat kecil. Mania, wangi dan gurih. Resepnya ga pakai takaran. Hanya ikuti petunjuk dikemasan tepung. 1 tepung : 5 bagian air. Aku tambahkan 65 ml santan instan, gula pasir 6 sdm, sejumput garam dan beberapa lembar daun Pandan yang aku tanam diteras depan. Resep aslinya, pisang dikukus dulu. Tadi kucampur semua bahan plus Pisang...
Tadi malam ngobrol sama kakak sulung, ngolor-ngidul sejam. Salah satu kabarnya kalo anak sepupu kami disana jualan Tahu Walik dan laku keras. Sebenarnya aku sudah siapin bahannya di kulkas dua hari kemarin tp sibuk ikuti beberapa Webinar sejak pagi. Pagi-pagi tadi, masuk dapur...aku siapin bahannya sambil nunggu mamah pulang dari warung beliin dada ayam segar untuk isian. Ponakan yg jualan disana isinya bakso yang dipotong kecil-kecil, kalo aku lebih suka daging ayam fillet yang dihaluskan Resep Tahu Walik ala Dapoer Yuyu Bahan-bahan 15 biji Tahu Sumedang Aku beli yg udah digoreng Isian : 1 biji Wortel, parut kasar 2 batang bawang bombay, iris halus 1 butir Telur 200 gram ayam fillet 1/3 sdt Lada bubuk 1/2 sdt garam halus Sedikit kaldu bubuk ( sesuai selera) 5sdm air dingin 100 gram Tepung Tapioka Minyak untuk menggoreng Cara membuat Aku rebus Tahu Sumedang agar yakin lebih bersih karena pesan di pasar yang sudah digoreng. Setelah dingin, be...
Bale nasu ini menu yang hadir dimeja makan setiap hari sejak aku masih kecil. Dulu ga terlalu suka,lebih suka yang digoreng. Tapi sekarang kalo bikin, sampai habis ga ada yang digoreng. Senang banget kalo dapat ikan segar, kalo udah dimasak bisa langsung disantap. Asyiknya dengan sambel tumis ekstra pedes dan sayur bening khmmmmmm Bugis banget hehehe. Resep Bale Nasu ala Bugis 1kg ikan tongkol (ikannya bisa ikan apa saja) Asam Garam 1/2sdt merica bubuk 1/2 sdt kaldu bubuk 3siung bawang merah cabe rawit muda 500 ml air 1sdt gula pasir 1sdm kunyit bubuk Cara membuat: Siapkan panci, masukkan air, asam, garam, kaldu bubuk,gula pasir, kunyit bubuk dan bawang merah yang sudah diiris halus. remas-remas garam dan semua bumbu hingga tercampur rata. masukkan ikan, tambahkan beberapa biji cabe rawit hijau. masak hingga mendidih. biarkan mendidih 10 menit, siap dihidangkan:-)) Bahagia itu sederhana, bisa menikmati masakan sendiri bersama keluarga:-)) ...
Comments