Bahagia itu sederhana, ngeteh bareng tetangga sore-sore juga sangat menyenangkan:-)) kadang-kadang masak dan makan bersama. hal seperti ini yg sudah jarang terjadi....
Kuliner Bugis sangat beragam,mungkin karena Nenek moyangnya suka merantau kemana-mana sehingga menu khas tempat perantauan diadopsi dan dirubah sesuai selera. Menu ini mirip makanan khas Suku Mandar yang dikenal dengan nama Loka Dianjoroi. Bedanya,kalo Loka Dianjoroi hanya pake santan kental,pisang rebus dan ikan Teri.Kalo Pisang Mandar ala Bugis pake Udang dan Sayur Touge dan ditambah sambel,jeruk nipis dan sedikit kecap manis. Menu ini juga favorit Almarhum Abba,kalo panen Pisang Kepok dikebun.Pisang ditandan paling bawah diambil beberapa sisir untuk dibuat menu ini.Pisang yang paling kecil emang sengaja dipilih karena masih mudah dan lunak kalo sudah direbus.Jadinya satu panci besar dimakan bersama karena kami keluarga besar dan biasanya sapupu-sepupu yang lain juga datang.Makanya menu ini biasanya dibuat Minggu siang. Yuk intip resepnya..... Pisang Mandar ala Dapoer Yuyu Bahan-bahan: 1 sisir pisang Kepok muda 250 gram udang sega 200 gram Touge 1 butir kelapa p...
Beberapa hari lalu main ke kebun bawah, berdua Keiko chan. Iseng ikuti Yuri dari kejauhan. Kucing kami itu sekarang betah main disana, hanya pulang saat lapar. Setelah itu pergi lagi. Kompleks rumah kami sebagian besar adalah bekas kebun milik penduduk kampung. Sebagian kecil masih diolah oleh mereka. Pulangnya ketemu Emak yang biasa lewat depan rumah. Nanya Emak lagi nanam apa, ternyata Emak udah mau panen Cabe Rawit dan Cabe Keriting. Aku pesan Cabe Rawit aja karena stok Cabe Keriting masih banyak. Sore Emak ngasih singgah 2 kg Cabe Rawit yang baru dipetik. Emak juga ngasih Cabe Keriting Merah dan Hijau. Satu Kg Cabe Rawit udah aku bagi-bagi sama keluarga, sahabat dan tetangga. Sisanya masih ada 1 kg. Pagi ini aku buat Sambel Bawang, kalo ngikut resep yang biasa. Ribetnya.... Aku buat edisi revisinya, lebih praktis dan rasanya sama enak dan nendang pedesnya😄 Resep Sambel Bawang ala Dapoer Yuyu Bahan-bahan: 200 gram Cabe Rawit segar 200 gram...
Masih ada sisa Pisang didapur, Pisang hasil kebun Emak tetangga kampung sebelah. Kalau panen, Emak selalu kerumah menawari. Emak tau, aku suka Pisang mentah untuk diolah jadi Sanggara Peppe aka Pisang muda yg digoreng dan dipenyet terus digoreng lagi. Emak bawakan 2 sisir besar, 6 kg beratnya. Seminggu kemudian Emak datang lagi, nawarin yang udah matang. Sebenarnya sisa yang kemarin masih ada, udah matang juga. Tapi aku ga tega nolak, aku beli aja yg Emak bawa. Sisa beberapa biji ini tadinya mau aku olah jadi Pisang bakar Keju, tapi Pisangnya kematangan. Akhirnya aku olah jadi Kue Talam. Kue ini selalu mengingatkan suasana Ramadhan saat kecil. Mania, wangi dan gurih. Resepnya ga pakai takaran. Hanya ikuti petunjuk dikemasan tepung. 1 tepung : 5 bagian air. Aku tambahkan 65 ml santan instan, gula pasir 6 sdm, sejumput garam dan beberapa lembar daun Pandan yang aku tanam diteras depan. Resep aslinya, pisang dikukus dulu. Tadi kucampur semua bahan plus Pisang...
Tadi pagi-pagi masak Nasu Likku buat menu siang. Dua hari sebelumnya seorang teman minta resep ini. Setelah masak dia posting di FB. Kelihatan dari foto saat masak airnya banyak dan butuh waktu lama untuk menunggu airnya susut. Kalau pakai jenis ayam negeri memang akan seperti itu karena jenis ayam ini mengandung banyak air. Akhirnya aku coba teknik baru, pakai wajan teflon biar tidak hangus bagian bawah saat ngeringin ayamnya. Caranya adalah : Setelah ayam dibersihkan, tiriskan airnya. Campur dengan sedikit kunyit bubuk/kunyit mentah yg sudah dihaluskan. Setelah itu masukkan kewajan. Kecilkan api kalau sudah panas. Tutup wajan teflon, jangan tambahkan air. Nanti airnya dari ayam akan keluar sendiri. Balik sesekali sambil siapkan bumbunya. Resep bumbunya ambil di postingan ini ya http://www.dapoeryuyu.com/2015/06/nasu-likku-menu-bugis.html?m=1 Masak sampai air ayamnya susut atau hampir kering. Semua bumbu blender dengan santan. Tadi aku pakai sa...
Dua minggu lalu ngumpul sama keluarga teh Tya, makan nasi liwet rame-rame. Disuguhi Ladu yang masih hangat. Ternyata didapur teteh lagi buat penganan khas Sunda ini. Aku masuk ke dapur, liat proses mencetaknya, sayang ga sempat liat proses masaknya. Lain kali aku mau sempatkan belajar bikin Ladu sama teteh Bahan-bahannya Beras Ketan Putih, Kelapa dan Gula merah. Beras disangrai dulu sebelum digiling, Kelapa juga disangrai sampai kecoklatan dan dihaluskan. Cara membuatnya : Gula Merah dicairkan, setelah itu masukkan kelapa sangrai. Kalau udah tercampur rata. Masukkan tepung Ketan sedikit demi sedikit. Jangan lama ngaduknya, adonan Ladu bisa keras. Adonan yang sudah matang dibentuk Segitiga Panjang seperti ini, pakai plastik yg lentur. Setelah itu digulingkan di Tepung Ketan.
Cookies hias, hasil kerja bareng anak-anak gadis yang ributnya luar biasa. Kuenya udah buat dua minggu lalu. Baru sempat dihias, nunggu Keiko chan liburan sekolah jd dedek Icha dan teh Salmah bisa ikutan menghias. Senyum ceria, ngabuburit didapur sama Ibu. Resep Cookies: 200 gram mentega 100 gram gula pasir 300 gram terigu 1sdt vanili Cara membuat: kocok mentega sampai lembut, masukkan vanili dan gula halus. kalo udah rata, masukkan terigu. adonan simpan di kulkas 1 jam. cetak dan oven 25 menit.dinginkan, simpan di wadah tertutup rapat. Resep Icing sugar : 1 putih telur 80 gram gula halus 1sdt cuka pewarna makanan Cara membuat: masukkan putih telur dan gula halus kedalam wadah, mixer hingga kaku dan kental berjejak.masukkan cuka sebelum adonan kaku banget. mixer kembali. adonan siap kalo dibalik ga netes kebawah. harusnya pake air jeruk nipis 1sdt tp lg ga ada persediaan didapur. Menghias cookies, buat dulu pinggiran disekeliling ...
Aku lagi cuci piring bekas makan kucing-kucing ketika ingat sudah beberapa hari ini pengen makan Donat Kampung pake topping Gula Kawung. Pernah bikin waktu di Palu tapi pakai mixer khusus roti jadi anti gagal adonannya. Kubuka lemari tempat bahan makanan kering, ada Fermifan sebungkus yang entah kapan hari aku beli, masih ada stok mentega. Terigu khusus untuk Roti sisa sedikit, aku sudah pakai bikin Bala-bala. Nyari timbangan, mama dapat dibawah tangga. Sudah lama aku tidak pakai alat itu. Lebaran Idul Fitri kemarin aku tidak buat kue lebaran. Keiko cha bilang " ga usah, bu" tamunya juga sedikit. Kue akhirnya beli jadi dan aku udah keburu mudik ke Makassar. Aku timbang, Terigunya sisa 200gram. Berarti bahan lain dikurangi. Telur yang aku ambil dari kulkas kujemur sebentar disamping rumah. Aku ambil hp dikamar. Browsing resep Donat kampung yang tanpa Kentang. Kentang sekilo udah aku masak jadi Perkedel Ayam kemarin sore. Nemu resep mbak Moniec, teman foodbloggerku ...
Menu ini sangat praktis buat sarapan di pagi hari.Kuahnya enak buat dicampur dinasi yang hangat.Aku biasanya ceplok telurnya satu kali.Seperti pagi ini.Tiga telur aku ceplok bersamaan.Kuningnya aku pecahin biar lebih cepat matang dsn kuningnya merata. Resep Telur Mata Sapi Bahan-bahan: 3 butir telur 1 buah tomat ukuran besar 3 siung bawang merah Sejumput garam 2 sdm kecap manis 1/2 sdt lada bubuk 500 ml air Minyak untuk menggoreng Cara membuat: Ceplok semua telur bersamaan dengan tiga sendok minyak goreng,pecahkan kuningnya.Balik kalo sisi bawahnya sudah matang.agoreng sisi sebelahnya,angkat dan sisihkan. Tumis bawang merah yang sudah diiris kecil sampai harum.Masukkan tomat yang sudah diiris kecil.tambahkan air, garam,lada bubuk dan kecap.Masukkan telur ceplok,masak hingga mendidih.Angkat dan sajikan selagi panas.
Comments